Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2019

Tawadhu, Taat, Qana'ah, dan Sbar

A. Tawaduk 1. Pengertian Tawaduk Tawaduk artinya sifat rendah hati, tidak takabur/sombong atau angkuh atas kelebihan yang telah Allah SWT berikan kepadanya. Firman Allah SWT : وَعِبَادُ ٱلرَّحۡمَـٰنِ ٱلَّذِينَ يَمۡشُونَ عَلَى ٱلۡأَرۡضِ هَوۡنً۬ا وَإِذَا خَاطَبَهُمُ ٱلۡجَـٰهِلُونَ قَالُواْ سَلَـٰمً۬ا Dan hamba-hamba Tuhan yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan individualized structure customized structure (yang mengandung) keselamatan. ( Q.S. Al Furqan ayat 63 ) 2. Contoh Tawaduk Senantiasa bersikap sabar didalam pergaulan Tidak suka menonjolkan diri ( takabur/sombong ) Senantiasa menghargai dan menghormati orang lain B. Taat 1. Pengertian Taat Taat artinya patuh, tunduk terhadap perintah Alah SWT. Yang diwujudkan dalam bentuk menjalankan perintah-Nya menjauhi larangan-Nya. Selaian kepada Allah SWT, manusia juga diha...

Aktivitas buruk yang telah menjadi kebiasaan kita sehari-hari

Aktivitas buruk yang telah menjadi kebiasaan kita sehari-hari adalah makan dan minum sambil berdiri, makan atau minum dengan tangan kiri, tidak berdoa sebelum makan atau minum, dan membuang-buang makanan. Islam sangat peduli dengan semua aktivitas manusia. Mulai dari hal kecil sampai dengan hal-hal besar di atur oleh Islam. Termasuk bagaimana adab makan dan minum manusia. Cekidot… 1. Makan makanan yang halal Allah Ta'ala telah memerintahkan kepada kita agar memakan makanan yang halal lagi baik. Allah Ta'ala telah berfirman, yang artinya:"Hai para rasul, makanlah yang baik-baik, dan kerjakanlah amal shalih. Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan." (QS. Al-Mu'minun: 51) 2.Memuji makanan dan tidak mencelanya Dianjurkan memuji makanan dan dilarang mencelanya.Rasulullah saw tidak pernah mencela makanansama sekali. Apabila beliau menyukainya, maka beliau memakannya. Dan apabila beliau tidak suka terhadapnya, maka beliau meninggalkannya...

Tawakal dan Zuhud

Gambar
A. Pengertian Zuhud Zuhud secara harfiah atau menurut bahasa berarti “meninggalkan”. Sedangkan pengertian zuhud adalah meninggalkan segala sesuatu yang bersifat hedonis (mewah) dan lebih mengharapkan segala sesuatu yang bersifat ukhrawi. Zuhud juga bisa berarti mengurangi terhadap keinginan berlebih akan dunia dan lebih mengutamakan akhirat. Meskipun begitu, kita sebagai seorang muslim tentu tidak sepenuhnya mengabaikan dunia. Justru sebisa mungkin kita memiliki kemandirian dalam hal finansial agar dapat menunjang segala kegiatan beribadah kita. Firman Allah SWT dalam Al Qur’an surat Thaha ayat 131 berkaitan dengan sifat zuhud yang artinya : “Dan janganlah engkau tunjukkan pandangan matamu kepada kenikmatan yang telah Kami berikan kepada beberapa golongan dari mereka, (sebagai) bunga kehidupan dunia agar Kami uji mereka dengan (kesenangan) itu. Karunia Tuhanmu lebih baik dan lebih kekal”. (Qs.Thaha : 131) Contoh-contoh dalam sifat zuhud tentu sangat mudah untuk diidentifikasi...