Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2019

Shalat Wajib

Shalat wajib bisa disebut juga shalat fardu, jika tidak dikerjakan maka akan mendapat dosa dan jika dikerjakan akan mendapat pahala. Syarat wajib shalat wajib: a. Beragama Islam b. Baligh ( dewasa ) c. Memiliki akal yang sehat . d. Tidak dalam keadaan haid / nifas bagi wanita . e. Telah sampai dakwah kepadanya . f. Tidak dalam keadaan tidur dan lupa . Syarat syah shalat wajib : a. Suci badan , pakaian , dan tempat dari najis . b. Suci dari hadas besar dan hadas kecil . c. Auratnya tertutup . d. Mengetahui waktu masuknya shalat . e.Menghadap ke kiblat . 3. Rukun shalat Rukun shalat yaitu meliputi : a. Niat shalat didalam hati . b. Berdiri bagi yang mampu  ( duduk atau berbaring bagi yang sakit ) . c. Mengucapkan takbiratul ikhram . d. Membaca surah Al – Fatihah . e. Ruku’ disertai tuma’ninah . f. Sujud dua kali disertai tuma’ninah . g. Duduk iftirash / duduk diantara sua sujud dengan tuma’ninah . h. Duduk tasyahud akhir . i. Membaca ta...

Thaharah ( Bersuci )

1. Wudhu Secara bahasa wudhu’ artinya bersih dan suci. Sedangkan wudhu menurut istilah islam artinya membersihkan anggota tubuh untuk menghilangkan hadas kecil dengan air yang mensucikan. Apabila akan melakukan shalat, kita wajib berwudhu terlebih dahulu, karena untuk melaksanakan shalat itu harus suci, baik suci dari najis maupun hadas, hadas besar maupun hadas kecil. Beragama Islam Tamyiz artinya dapat membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. Tidak ada sesuatu yang menghalangi sampainya air kekulit, misalnya cat, lilin, getah dan sebagainya. Suci dari darah haid dan nifas bagi perempuan Tidak ada sesuatu pada anggota tubuh yang dapat mengubah keadaan air Dengan air yang suci dan mensucikan Mengetahui fardu – fardunya wudhu 2. Tayamum Tayamum adalah mengusap muka dan dua tangan dengan debu yang suci. Pada suatu ketika tayamum itu dapat menggantikan wudhu dan mandi sebagai keringanan dengan syarat-syarat tertentu, yaitu : 1.Karena sakit, jika ia memakai a...

Tawadhu, Taat, Qana'ah, Sabar

      Tawadhu Tawadhu artinya  rendah hati atau tidak sombong. Tawadhu adalah  ketundukan kepada Allah SWT. Lawan dari sifat tawadhu adalah takabur (sombong). Sifat takabur adalah  sifat yang dibenci Allah dan rasul-Nya, sebagaimana hadis Nabi Muhammad dari Abdullah  bin Mas’ud, bahwa Nabi Muhammad saw. bersabda: “ Sombong adalah  menolak kebenaran dan menganggap remeh orang lain .” (H.R. Muslim) Firman Allah swt: Firman Allah swt: 2. sopan santun dalam bertindak dan bersikap; 3. merendahkan nada suaranya; 4. gemar menolong orang yang membutuhkan pertolongan. Sebagaimana firman Allah swt.: 2. menunaikan zakat atau sebagian hartanya di jalan Allah; 3. berpuasa di bulan Ramadan; 4. melaksanakan ibadah haji bagi yang mampu melaksanakannya; 5. berbuat baik dan berbakti kepada kedua orang tua; 6. menjaga sopan santun ketika berbicara; 7. jujur memegang amanah yang diberikan; 8. sabar ketika tertimpa musibah, dan bersyukur ketika mendapat rezeki; 9...

10 Asmaul Husna

Asmaul Husna  adalah nama-nama Allah yang indah, agung dan mulia sesuai dengan sifat-sifat Nya. Dalam artian perkata, kata "Asma" berarti nama dan kata "husna" berarti yang agung atau yang indah, jadi asma'ul husna adalah nama nama milik Allah yang agung dan indah. Sejarah Diturunkan Ayat tentang Asmaul Husna Di dalam kitab ashabunnuzul diterangkan bahwa pada suatu hari Rasulullah melakukan shalat di Mekah dan berdoa dengan kata-kata: "Ya Rahman, Ya Rahim", kemudian Doa tersebut terdengar oleh sebagian kaum musyrikin. saat itu kamu musyrikin berkata, "Perhatikan orang yang murtad dari agamanya! dia melarang kita menyeru dua Tuhan, dan ia sendiri menyeru dua Tuhan". Dari adanya ucapan tersebut, turunlah Surat Al-Isra:110:   قُلِ ادْعُوا اللَّهَ أَوِ ادْعُوا الرَّحْمَٰنَ ۖ أَيًّا مَا تَدْعُوا فَلَهُ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَىٰ ۚ وَلَا تَجْهَرْ بِصَلَاتِكَ وَلَا تُخَافِتْ بِهَا وَابْتَغِ بَيْنَ ذَٰلِكَ سَبِيلًا  Katakanlah: "Serulah A...

Iman kepada Allah

Pengertian Iman Kepada Allah  menurut bahasa  Arab iman artinya percaya. Sedangkan menurut istilah, iman adalah membenarkan dengan hati, diucapkan dengan lisan, dan diamalkan dengan tindakan (perbuatan). Dengan demikian, iman kepada Allah adalah membenarkan dengan hati bahwa Allah itu benar-benar ada dengan segala sifat keagungan dan kesempurnaan Nya, kemudian pengakuan ini diikrarkan dengan lisan, serta dibuktikan dengan amal perbuatan secara nyata. Jadi, seseorang dapat dikatakan sebagai orang yang beriman ( Mukmin ) sempurna apabila memenuhi ketiga unsur keimanan tersebut. Apabila seseorang mengakui dalam hatinya tentang keberadaan Allah, tetapi tidak diikrarkan dengan lisan dan dibuktikan dengan amal perbuatan, maka orang tersebut tidak dapat dikatakan sebagai mukmin yang sempurna, karena ketiga unsur keimanan tersebut merupakan satu kesatuan yang utuh dan tidak dapat dipisahkan. Beriman kepada Allah merupakan rukun iman yang pertama. Pembuktian adanya Allah SWT dapat dil...